Segar, menurut para founding father-nya diterbitkan pertama kali pada Mei 2008 oleh pecinta keisengan pikiran, kekonyolan tindakan, dan keseriusan tanggung jawab. Bahkan saking isengnya, segar itu yaaa… bisa dibilang terbit berkala, kadangkala terbit, kadangkala tidak, dan kadangkala lainnya… he he he…
Segar ini ibarat kelompok futsal. gak banyak orangnya, tapi kalo dah ngumpul dan main futsal…. brooo…. jangan main-main deh.
Ini dia pelatihnya. Mr. Ahmad Gerrard
Para pemainnya,
1. Agus
2. Igma
3. Fahri
4. Nung
5. pemain cadangan lain yang berganti-ganti
Begitulah tim futsal Segar. Maksa ya. Ah biar sajalah… biar begitu (ini ikutan bahasanya Andrea Hirata di Novel Edensor)
September 18, 2008 pada 9:21 am
selamat ya, segar muncul lagi, meski hanya di dunia maya. Gpp, yang penting bukan di dunia halus hehe hehehe…..
Identitas kita sebagai bagian dari komunitas segar harus tetap dipertahankan, apalagi sebagai homo jakartensis, tantangannya cukup berat bro. whuih, berat bro. Maap, ini bukan ajakan untuk jadi ekslusif ya, memegari diri dengan nilai-nilai yang orang lain tidak miliki. sama sekali bukan. dengan segala cara, bagaimana caranya kita bisa membuat orang lain supaya berpikir bebas, kreatif. untuk tetap survive tanpa harus menyakiti orang lain. itu dosa tau………….